Klien BUMN sektor kesehatan, multi-cabang, sejak 2024
Tantangan Operasional
Sistem rekam medis manual menyebabkan keterlambatan layanan dan risiko data tidak konsisten lintas cabang. Ketidaksinkronan data antar cabang berpotensi berdampak langsung pada kualitas layanan pasien.
Pendekatan Kami
- 1Membangun sistem informasi klinik terintegrasi dengan arsitektur multi-cabang dari awal.
- 2Implementasi bertahap per-cabang untuk meminimalkan gangguan operasional selama transisi.
- 3Human QA gate di setiap fase — validasi data rekam medis dilakukan tim senior sebelum go-live per cabang.
Hasil Terukur
Sistem informasi klinik terintegrasi berjalan di multiple cabang sejak 2024, dengan rekam jejak nol downtime kritikal pada operasional harian.